Kasus Pencucian Uang Anderlecht Menyeret Newcastle United?

Kasus Pencucian Uang Anderlecht Menyeret Newcastle United?

Tim Liga Belgia, RSC Anderlecht sedang menghadapi kasus hukum dugaan praktik pencucian uang. Menurut laporan salah satu tim Liga Inggris, Newcastle United terseret di kasus ini.

Sebelumnya, Kamis (25/4) masa setempat, pihak kepolisian Belgia menggerebek kantor manajemen RSC Anderlecht. Di dalam penggerebekan itu, polisi menyita beberapa dokumen, salah satu diantaranya merupakan dokumen transfer bomber Serbia, Aleksandar Mitrovic menuju Newcastle United pada 2015.

Pihak kepolisian Belgia menduga proses transfer Mitrovic dari Anderlecht menuju Newcastle United amat rawan dengan praktik pencucian uang. Kesebelasan yang sekarang dilatih Rafael Benitez itu menandatangani Mitrovic dengan mahar senilai 13 juta pounds.

Tim Newcastle United sendiri tidak ingin memberikan komentar tentang hal itu. Sedangkan, pihak RSC Anderlecht menyatakan jika manajemen bakal bersikap kooperatif dengan penyelidikan pihak kepolisian.

Pihak kepolisian di samping menyita dokumen transfer bintang dari Anderlecht, mereka jua mengambil beberapa dokumen dari kantor federasi sepakbola Belgia.

“Kami punya beberapa pertanyaan untuk agen yang mengurus transfer bintang dari tim. Ini dapat diduga pratik pencucian uang, ” tutur juru bicara jaksa Belgia sebagaimana dilansir football5star. com dari telegraph, Jumat (25/4/2019).

Tentang kasus dugaan praktik pencucian dana yang disangkakan pada Anderlecht, pihak kejaksaan menolak apabila hal itu jadi satu rangkaian pemeriksaan kasus ‘Footballgate’.

Footballgate adalah salah satu kasus hukum di sepakbola Belgia yang merebak usai perhelatan Piala Dunia 2018. Beberapa fakta hukum terbongkar ke publik tentang praktik pengaturan laga di banyak laga Liga Belgia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *